Kangen, Zul!
Diterbitkan oleh Admin
Diperbarui pada:
Penulis: Neneng
Kangen, Zul!
Setelah lama bergerutu
Di samping cerutu yang mustahil membiru.
November adalah salammu
November adalah perpisahanmu
Aku meringis, tertawa.
Selusin peluru meledekku.
Tidak. Aku tidak akan mati
Tapi ini hanya puncak sepi
Yang dibuai sajak-sajak abadi
Kangen, Zul!
Menghutang kata-kata
Tanpa bicara
Siliwangi, 03 Januari 2022
Punggawa Cangkeman
Jonggrang dan Geguritan Lainnya

Asam Lambung dan Pestanya

Sah: Untuk Kekasih

Di Pelataran Rumah Ibu yang Berdebu

Sekian Kekalahan

Chit Chat
Posting Komentar (0)
Masuk dengan akun Google untuk ikut berkomentar.
Masuk
